Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasatgaswil Densus 88 Antiteror, Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Perlu Kolaborasi Lintas Sektoral

  • account_circle Siber
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Siberdetektif.Com | Medan, (Sumut) – Merupakan salah satu provinsi dengan anak terpapar radikal di luar Pulau Jawa. Dari 1.011 anak di Indonesia yang terpapar pada tahun 2026, 38 diantaranya terdapat di Sumut.

Hal itu disampaikan Kasatgaswil Sumut Densus 88 Antiteror (AT) Polri melalui Katim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri, Ipda Kunto Adi Wibowo, SH,MH dalam pemaparannya pada kegiatan Sosialisasi dan Launching

Kolaborasi lintas sektoral dalam pencegahan radikal pada generasi muda di wilayah Sumut untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045 di SMA Negeri 5, Jumat (23/10/2026).

“Pada tahun 2025 anak 112 anak yang masuk dalam grup radikal 70 diantaranya masuk dalam True Crime Community (TCC). Sedangkan di tahun 2026 ada 1011 anak masuk dalam

Nihilistic Violent Extremism (NVE) dan True Crime Community (TCC), 38 diantaranya di Sumut,”ungkapnya.

Lebih jauh, perkembangan dunia digital memunculkan fenomena baru yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni Nihilistic Violent Extremism (NVE) dan True Crime Community (TCC).

NVE merupakan bentuk ekstremisme yang ditandai dengan kecenderungan melakukan kekerasan ekstrem tanpa motivasi ideologis atau politik yang jelas. Fenomena ini dapat didorong oleh pandangan yang membenci manusia serta keinginan untuk menghancurkan tatanan masyarakat.

Sementara itu, TCC merupakan komunitas daring yang membahas berbagai kasus kejahatan dan kekerasan. Dalam konteks pencegahan, paparan konten kekerasan secara berulang dapat menjadi perhatian apabila mendorong seseorang untuk meniru tindakan serupa.

Kunto mengatakan, anak-anak dan remaja berisiko terpapar konten kekerasan melalui berbagai saluran, mulai dari permainan daring, media sosial, lingkungan keluarga hingga lembaga pendidikan.

Mewakili Dir Intelkam Polda Sumut, Kabaganalis Dit Intelkam Polda Sumut, DR. AKBP Rudy Chandra, SH, MH mengatakan, upaya mencegah paham radikal merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Menurutnya, generasi muda, khususnya para pelajar, merupakan calon penerus bangsa yang perlu dibekali pemahaman agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang mengarah pada kekerasan.

“Adik-adik inilah yang nantinya akan meneruskan bangsa ini. Paham radikal dapat menghancurkan diri sendiri. Penyebarannya bisa berasal dari mana saja, termasuk media sosial,” ujarnya.

Ia menegaskan, Indonesia dan Sumatera Utara merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga. Karena itu, kolaborasi antara aparat, sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan untuk melindungi generasi muda dari paparan paham yang mengarah pada kekerasan.

Sementara itu, Kasubdit IV Kamneg Dit Intelkam Polda Sumut, AKBP Pardamean Hutahean, SH, MH, mengingatkan para pelajar agar bijak memanfaatkan internet dan teknologi digital.

Menurutnya, teknologi memberikan banyak manfaat, tetapi juga dapat disalahgunakan untuk menyebarkan konten kekerasan dan merekrut anak muda ke dalam kelompok yang memiliki kecenderungan ekstrem.

AKBP Pardamean berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini tidak adanya lagi anak dibawah umur yang terapapar radikal di wilayah Sumut.

Ketua Komisi Kerukunan Antarumat Beragama (KAUB) MUI Sumut, Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag., menilai ancaman radikalisme terhadap generasi muda harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Menurutnya, generasi muda perlu menjadi perhatian utama agar tidak mudah terpapar propaganda yang dapat memengaruhi cara berpikir, sikap, dan perilaku mereka.

Media sosial, kata Yafiz, menjadi salah satu jalur penyebaran propaganda yang perlu diwaspadai karena informasi dapat menjangkau banyak orang dengan cepat, biaya relatif rendah, dan tanpa dibatasi wilayah geografis. Konten propaganda juga dapat dikemas secara menarik sehingga mudah diterima oleh kalangan muda.

Bahkan, proses perekrutan dapat berlangsung secara tertutup melalui ruang digital yang sulit terpantau apabila tidak disertai kewaspadaan dan pendampingan.

Yafiz menegaskan, pencegahan radikalisme tidak bisa dibebankan kepada satu lembaga saja. Persoalan tersebut memiliki dimensi yang kompleks, meliputi ideologi, sosial, ekonomi, psikologis, dan digital.

“Karena itu, diperlukan kolaborasi dan sinergi lintas sektoral agar deteksi dapat dilakukan lebih cepat dan upaya pencegahan menyentuh akar persoalan,” demikian substansi pesan yang disampaikannya.

Ia juga mengingatkan bahwa agama terkadang digunakan sebagai instrumen pembenaran untuk memengaruhi orang lain. Oleh sebab itu, pemahaman keagamaan yang baik, sikap kritis, serta penguatan kerukunan antarumat beragama menjadi bagian penting dalam membentengi generasi muda dari ajakan yang mengarah pada kekerasan.

(Tim)

  • Penulis: Siber

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebut Pertalite Sah untuk Mobil MBG, Kepala SPPG Malintang Di “semprot” Kadis Perdagangan Madina

    Sebut Pertalite Sah untuk Mobil MBG, Kepala SPPG Malintang Di “semprot” Kadis Perdagangan Madina

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Siber
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Siberdetektif.Com | Panyabungan (Sumut) – Polemik dugaan pelanggaran penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite oleh armada operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bukit Malintang kian berbuntut panjang dan makin memanas. Kasus ini menggelinding tajam menjadi sorotan publik setelah melibatkan perdebatan regulasi yang sengit antara pihak SPPG, aktivis hingga otoritas pemerintah. Menyikapi ini, Kepala Dinas […]

  • Aktivis LSM BLJ Desak Kepolisian dan Mahkamah Syariah Agar 18 Item Qanun Aceh Ditegakkan

    Aktivis LSM BLJ Desak Kepolisian dan Mahkamah Syariah Agar 18 Item Qanun Aceh Ditegakkan

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Kota Langsa | Siberdetektif.Com – Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Bungong Lam Jaro (LSM BLJ) mendesak aparat Kepolisian dan Mahkamah Syariah untuk lebih serius menegakkan 18 item Kanun Aceh Nomor 9 Tahun 2008.   Desakan itu disampaikan terkait maraknya kasus yang di tangani diduga tak mengindahkah kanun tersebut.   Humas LSM BLJ, ” Muhammad.Ali C,JB” mengatakan, Kanun […]

  • Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga

    Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Siber
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Siberdetektif.Com | Kota Langsa (Aceh) – Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka Kota Langsa untuk mengikuti Jalan Sehat Semangat Juara yang digagas DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Langsa, Minggu (25/10/2026). Berlangsung bersamaan dengan Car Free Day (CFD), kegiatan ini semakin semarak dengan beragam hadiah menarik serta menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) […]

  • Semarak HUT ke-25 Kota Langsa, Bergek Pukau Ribuan Penonton di Malam Puncak Langsa Expo 2026

    Semarak HUT ke-25 Kota Langsa, Bergek Pukau Ribuan Penonton di Malam Puncak Langsa Expo 2026

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Siber
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Siberdetektif.Com | Kota Langsa – Artis Aceh, Bergek yang akrab disapa Adi Bergek, memeriahkan malam penutupan Langsa Expo 2026 dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Langsa di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota Langsa, Jumat (23/10/2026) malam. Penampilan Bergek menjadi salah satu daya tarik pada malam puncak Langsa Expo 2026. Ribuan pengunjung […]

  • Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kota Langsa Masa Bakti 2026–2031

    Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kota Langsa Masa Bakti 2026–2031

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Siber
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Siberdetektif.Com | Kota Langsa (Aceh) – Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa Masa Bakti 2026–2031 resmi dilantik dalam kegiatan bertema “Peduli, Bergerak, Bersama Menuju Langsa Juara”, Sabtu (24/10/2026). Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kemanusiaan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat peran PMI sebagai mitra strategis Pemerintah Kota […]

  • Wujud Kepedulian kepada Anak Yatim, Pemko Langsa Salurkan Santunan Rp203 Juta

    Wujud Kepedulian kepada Anak Yatim, Pemko Langsa Salurkan Santunan Rp203 Juta

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Siber
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Siberdetektif.Com | Kota Langsa (Aceh) – Sebanyak 2.030 anak yatim piatu di Kota Langsa menerima santunan dengan total Rp 203 juta dari Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melalui Baitul Mal Kota Langsa. Santunan tersebut disalurkan langsung oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., bersama Ketua Baitul Mal Kota Langsa, Tgk. H. Muamar Qausar, S.Sos.I., […]

expand_less